Inggris Kini Sandang Status Underdog

VIVAbola - Perhelatan Euro 2012 akan dimulai dalam hitungan hari lagi. Ironinya, timnas Inggris kini justru dalam kondisi 'tak siap'. Gelombang masalah terus menerus menerpa pasukan The Three Lions. Pantas jika tak sedikit orang yang mulai meragukan tim besutan Roy Hogdson ini.

inggris

Bek Inggris, Gary Cahill (putih), dapat perawatan media disaksikan Joe Hart (REUTERS/Andrew Winning)

Berita duka terbaru datang dari Gary Cahill. Bek tengah Chelsea ini batal dibawa Hodgson ke Polandia dan Ukraina setelah mengalami cedera saat Inggris mengalahkan Belgia 1-0 di Stadion Wembley, kemarin. Cahill hanya bermain 19 menit sebelum digantikan Joleon Lescott.

Cedera Cahill ini seakan melengkapi sederetan derita yang harus dialami The Three Lions. Skenario Hodgson membawa pemain-pemain terbaiknya satu per satu harus terkubur. Sebelumnya, Inggris juga harus kehilangan dua gelandang terbaiknya Frank Lampard dan Gareth Barry karena alasan yang sama cedera.

Barry divonis tim dokter mengalami cedera pangkal paha saat Tim Tiga Singa menaklukkan Norwegia di partai persahabatan pada 27 Mei lalu. Sedangkan Lampard terpaksa ditinggal Hodgson karena cedera paha saat berlatih di training camp Timnas Inggris, Rabu 30 Mei 2012.

Dicoretnya Cahill ini juga telah diumumkan secara resmi oleh Federasi Sepakbola Inggris (FA). "Cahill mengalami dua retak pada rahangnya, satu pada setiap sisi. Tim medis Inggris terus melakukan kontak dengan dokter klubnya yang ambil alih menangani cedera tersebut," tulis pernyataan FA.

Itu belum ditambah dengan kondisi John Terry yang juga terlilit cedera hamstring. Beruntung, Terry tak sampai harus dicoret dan akan tetap dibawa Hodgson dengan harapan akan segera pulih dalam beberapa hari ke depan.

"Terry mengalami masalah dengan hamstring. Kami tetap melakukan scan untuk memastikan. Tapi hal macam itu biasa terjadi akibat kelelahan otot," kata Hodgson dikutip Soccerway.

Tak hanya itu, jauh hari sebelum menghadapi masalah cedera, kesiapan timnas Inggris juga harus terganggu dengan hukuman yang harus diterima Wayne Rooney. Striker MU ini juga telah dipastikan tak akan tampil di dua laga pembuka Inggris saat melawan Prancis, 11 Juni dan Swedia, lima hari kemudian. Rooney baru dapat bermain saat Inggris bersua tuan rumah Ukraina.

Kelly Gantikan Cahill, Bukan Ferdinand

Hodgson langsung bergerak cepat dengan mengambil keputusan yang terbilang mengagetkan. Untuk mengisi pos Cahill, ia menunjuk bek muda Liverpool Martin Kelly. Anehnya, selama ini Kelly lebih berposisi sebagai bek sayap bukan bek tengah layaknya Cahill.

Sebelumnya, Hodgson juga telah menunjuk gelandang Liverpool, James Henderson untuk menggantikan posisi Lampard dan bek Everton Phill Jagielka untuk mengisi pos yang ditinggalkan Gareth Barry.

Jika penunjukkan Henderson dan Jagielka tak terlalu menimbulkan polemik maka situasi berbeda terjadi pada penunjukkan Kelly. Sebab banyak kalangan yang mengira Hodgson akan menunjuk bek MU, Rio Ferdinand. Namun, sang manajer tampaknya tetap meminggirkan Ferdinand yang tak akur dengan Terry.

Di mata simpatisan Ferdinand, Hodgson dianggap tak menghormati sang pemain yang selama ini juga telah malang melintang menjadi pilar The Three Lions. Hodgson boleh berdalih usia Ferdinand tak lagi muda.

Namun, lagi-lagi alasan itu tampaknya tak dapat diterima para simpatisan Ferdinand. Pasalnya, Hodgson juga menunjuk pemain-pemain veteran macam John Terry dan Frank Lampard sebelum akhirnya juga dihantam cedera. Namun Hodgson tetap bergeming.

Gerrard Dipaksa Jadi Gelandang Bertahan
Dampak absennya Lampard dan Barry di Euro 2012 mendatang ternyata juga mempengaruhi tugas Steven Gerrard. Kapten tim Nasional Inggris itu dipastikan akan diplot menjadi gelandang bertahan di Ukraina dan Polandia.

Tak hanya itu, minimnya gelandang mumpuni dalam skuad The Three Lions juga memaksa Hodgson merubah formasi. Awalnya, ia ingin menerapkan formasi 4-2-3-1, dengan Gerrard berdiri di belakang striker.

Namun, karena Lampard dan Barry absen, Hodgson pun terpaksa kembali ke formasi klasik 4-4-2 dengan Gerrard bermain sebagai gelandang jangkar. Gerrard akan diduetkan dengan Scott Parker di lini tengah.

"Manajer telah berbicara dengan saya dan dia bilang saya mungkin harus bermain lebih ke dalam dan lebih disiplin. Kami harus berbagi tanggung jawab di dalam skuad ini," kata Gerrard dilansir Mirror Football.

"Kami harus berbagi tujuan kami di dalam skuad dan memikul tanggung jawab. Kami harus tetap berjuang dan mencoba yang terbaik. Kami tidak ingin meningkatkan harapan yang tidak perlu dan kami ingin menikmati perjalanan ini," lanjutnya.

Pantaskah Inggris Disebut Underdog?
Rentetan masalah yang dihadapi Inggris tampaknya cukup sukses membuat salah satu negara kekuatan sepakbola ini sedikit diremehkan. Datang dengan kekuatan terbaik pun, Inggris masih ditempatkan di bawah negara-negara lain macam Spanyol, Belanda dan Jerman.

Apalagi dengan kondisi saat ini yang terbilang 'pincang'. Tak heran jika kini para suporter Inggris mulai diserang demam pesimis tim kesayangannya akan mampu mengimbangi kekuatan-kekuatan Eropa lainnya.

Publik Inggris boleh sedikit pesimis. Namun tidak bagi beberapa kalangan yang notabenenya justru 'orang luar' diantaranya bek timnas Belgia, Thomas Vermaelen dan gelandang Spanyol, Juan Mata. Dua pemain yang berkiprah di sepakbola Inggris ini tetap menempatkan pasukan Roy Hodgson sebagai salah satu kandidat juara.

"Timnas Inggris saat ini sangat menjanjikan untuk tampil di Euro 2012. Mereka memiliki banyak pemain bagus dan berpengalaman," kata Vermaelen dikutip Sky Sports, Minggu 3 Mei 2012.

Senada dengan bek Arsenal itu, Juan Mata yang kini membela Chelsea juga tetap menempatkan Inggris sebagai ancaman. "Bagi saya, Inggris akan selalu berada dalam daftar kandidat juara. Mereka memiliki sejarah besar dan juga pemain luar biasa. Kekuatan Inggris adalah kualitas para pemainnya dan kekuatan fisik dalam tim," kata Mata.

"Semua orang mengatakan bahwa Spanyol, Jerman, dan Belanda adalah tim yang layak menjadi kandidat untuk juara. Tapi, saya tidak meragukan Inggris atau Prancis, terutama jika mereka dapat tampil bagus sejak penyisihan," tambah Mata.
Di saat keraguan kini tengah menyelimuti publik Inggris, Hodgson tentu sadar tugasnya adalah memberikan jawaban. Membawa pulang trofi tetap menjadi agenda wajib Inggris di perhelatan termegah di Benua Biru itu. Mampukah?

0 komentar:

Posting Komentar