Balotelli Gemilang, Jerman Pulang

Balotelli Gemilang, Jerman Pulang

Bomber Italia, Mario Balotelli (kanan), merayakan golnya ke gawang Jerman dengan striker Antonio Cassano di Stadion Nasional Warsawa, Kamis (28/6/2012).

WARSAWA, Italia memastikan diri melaju ke final Piala Eropa setelah berhasil menghempaskan Jerman 2-1 dalam laga semifinal Piala Eropa di National Stadium Warsaw, Polandia, Kamis atau Jumat (29/6/2012) dini hari WIB. Dua gol kemenangan "Gli Azzurri" dikreasikan oleh Mario Balotelli. Sementara, gol Jerman ditorehkan oleh Mesut Oezil.

Di partai puncak, Italia akan menantang juara bertahan Spanyol yang lebih dulu lolos setelah mengalahkan Portugal 4-2 lewat babak adu penalti, Rabu (28/6/2012).

Mario Balotelli tampil gemilang dan membawa Italia sementara unggul 2-0 atas Jerman hingga akhir babak pertama dalam laga semifinal Piala Eropa di National Stadium Warsaw, Polandia, Kamis atau Jumat (29/6/2012) dini hari WIB. Stiker Manchester City itu memborong dua gol "Gli Azzurri".

Jerman mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Laga baru berjalan lima menit, bek Mats Hummels membuka peluang pertama Jerman. Namun, tendangannya dari dekat gawang, menerima umpan Lucas Podolski masih mampu ditepis oleh Buffon.

"Der Panzer" terus menekan Italia. Pada menit ke-13, tim asuhan Joachim Loew kembali mendapat peluang melalui Toni Kroos. Namun, lagi-lagi Buffon tampil cukup sigap menepis bola tendangan keras gelandang Bayern Muenchen tersebut dari luar kotak penalti.

Keasyikan menyerang, barisan pertahanan Jerman lengah. Hal itu kemudian dimanfaatkan Italia untuk lebih dulu mencetak gol pada menit ke-20. Berawal dari aksi Antonio Cassano di sisi kiri lapangan. Ia melepaskan umpan akurat ke tengah kotak penalti. Tidak dikawal ketat, Balotelli langsung menyambar bola tersebut dengan sundulan keras tanpa mampu diantisipasi Manuel Neuer.

Tertinggal satu gol, Jerman tak tinggal diam. Meski kesulitan menembus rapatnya pertahanan Italia, Jerman beberapa kali melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Salah satu tembakan Sami Kheidira dari luar kotak penalti hampir membuahkan hasil, jika Buffon tak kembali tampil cemerlang menepis bola tendangan keras tersebut.

Satu menit berselang, lagi-lagi Jerman kecolongan. Kali ini berawal dari serangan balik cepat. Riccardo Montolivo langsung mengirim umpan panjang ke daerah pertahanan Jerman. Balotelli yang lolos offside kemudian menggiring bola ke arah kotak penalti dan melepaskan tendangan keras terarah ke pojok kiri atas tanpa mampu dihalau Neur dan gol.

Jerman  berusaha menekan hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, sejumlah usaha mereka belum membuahkan hasil, karena barisan pertahanan Italia tampil cukup rapat.

Selepas turun minum, Jerman langsung menekan. Pemain pengganti Marco Reus mendapatkan kesempatan pada menit ke-60 setelah pelanggaran yang dilakukan Leonardo Bonucci di depan kotak penalti. Namun, lagi-lagi Buffon tampil cemerlang dengan menepis tendangan bebas Reus yang diarahkan ke pojok gawang.

Sepanjang babak kedua ini, Jerman masih mendominasi permainan. Kombinasi Oezil, Toni Kroos, Bastian Schweinsteiger berkali-kali menciptakan peluang. Namun, barisan pertahanan Italia tampil cukup rapi dengan konsentrasi tinggi yang membuat usaha mereka sia-sia.

Pelatih Loew, kemudian memasukan Thomas Muller untuk menambah daya gedor timnya pada menit ke-71. Pemain Bayern Muenchen itu pun mendapat peluang lima menit berselang. Akan tetapi, bola tendangannya dari luar kotak penalti masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Italia.

Di babak ini Italia bukan tanpa seranggan. Bahkan, tim asuhan Cesare Prandelli itu berhasil kembali membobol gawang Neuer lewat aksi Federico Balzaretti pada menit ke-83. Namun, gol itu dianulir hakim garis, karena dirinya lebih dulu berada di posisi off-side.
Memasuki injury-time, Jerman mendapat peluang emas setelah Balzaretti melakukan handsball di kotak terlarang. Oezil yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Meski terus berusaha menyamakan kedudukan, skor tersebut akhirnya tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Italia menguasai bola sebanyak 46 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 10 usaha. Adapun Jerman melepaskan tujuh tembakan akurat dari 14 kali percobaan.

Susunan pemain:
Jerman (4-5-1): 1-Manuel Neuer; 5-Mats Hummels, 14-Holger Badstuber, 16-Philipp Lahm, 20-Jerome Boateng (13-Thomas Muller 71), 6-Sami Khedira, 7-Bastian Schweinsteiger, 10-Lukas Podolski (11-Miroslav Klose 45), 18-Toni Kroos, 8-Mesut Oezi, 23-Mario Gomez (21-Marco Reus 45).

Italia (4-4-2): 1-Gianluigi Buffon; 3-Giorgio Chiellini, 6-Federico Balzaretti, 15-Andrea Barzagli, 19-Leonardo Bonucci, 8-Claudio Marchisio, 16- Daniele De Rossi, 18-Riccardo Montolivo (5-Thiago Motta 64), 21-Andrea Pirlo, 9-Mario Balotelli, 10-Antonio Cassano (22-Alessandro Diamanti 57).

Wasit: Stephane Lannoy (Perancis)
KOMPAS.com

0 komentar:

Posting Komentar